Showing posts with label F1 Race. Show all posts
Showing posts with label F1 Race. Show all posts

Sunday, October 07, 2012

Persaingan Makin Ketat Menjelang Akhir F1 GP

Alhamdulillah Alonso Retired. Bukan karena saya tidak suka pembalap si merah ini. Tapi dengan begini persaingan WDC makin ketat ...

Sayangnya yg juara di Jepang lha kok Vettel lagi. Membuat dia berhasil merapat ke Alonso hanya selisih 4 point saja.

Hebatnya : Felipe Massa merasakan kembali nikmatnya podium setelah hampir pasti terdepak dari Ferrari musim depan.

Selamat untuk Kamui Kobayashi yg berhasil podium di P3

Sisa 5 race, selisih point yg bisa diraih masih 125 lagi. itu artinya tinggal 9 pembalap yg masih berpeluang juara WDC :
FA, SV, KR, LH, MW, JB, NR, RG, dan FM

Ferrari : 2 Pembalap
Redbull : 2 Pembalap
Lotus : 2 Pembalap
Mclaren : 2 Pembalap
Mercedes : 1 Pembalap 

Tuesday, September 11, 2012

Kimi Sang Kuda Hitam

Bukan hanya karena menunggangi jet darat berwarna hitam yang bebas ketombe, yang menyebabkan Kimi layak disebut sebagai kuda hitam pada gelaran F1 2012 ini.


Hingga race ke-13 di Monza Italia ini, dengan konsisten-nya, Kimi berhasil berada pada posisi 3 klasemen. Walau dia tidak pernah menang sekalipun.

Teringat pada 3 race pertama, ketika Hamilton menduduki posisi pertama klasemen, tanpa pernah menjadi juara. Konsistensi ini juga terjadi pada Kimi.

Pada race ke-3 itulah Kimi satu-satunya lomba di mana dia tidak mendapatkan point. Di 12 race sisanya Kimi selalu mendapatkan point. Artinya Kimi senantiasa berada di 10 besar untuk setiap racenya kecuali race ke-3. Satu-satunya pembalap lain yang juga hanya sekali tidak mendapatkan point adalah Fernando Alonso.

Jarak antara Kimi dengan Lewis Hamilton yang berada di posisi ke-2 klasemen, hanya 1 point saja. Masih ingat kan ketika tahun 2007 Kimi berhasil menjadi juara WDC hanya selisih 1 point saja dari Lewis Hamilton dan Fernando Alonso. Dan lihatlah siapa yang sedang berada di posisi puncak klasemen, ya tentu saja Fernando Alonso ....

Kimi hanya berjarak 38 point dari Fernando Alonso. Sementara masih tersisa 7 lomba lagi yang bisa saja memporakporandakan segala prediksi.

Bayangkan jika tahun ini Kimi menjadi juara dunia, dengan tanpa menjadi juara. Dan itu terjadi pada tahun pertamanya comeback ...

So ... kita tunggu race-race berikutnya ...

Sunday, September 02, 2012

2012 F1 GP Hingga Serie Ke-12 Masih Seru

Kualifikasi F1 GP ke-12 yang dilangsungkan di Spa Belgia telah berakhir. Pemegang pole adalah Jenson Button. Sudah lama dia tidak pernah memegang status ini lagi sejak 2009. Sekitar 3 tahun yang lalu. Jenson Button sendiri sebenarnya sedang dalam kondisi yang kurang bersaing tahun ini. Bayangkan saja point yang didapatkan hanya 76, selisih 88 point dengan pemegang posisi pertama klasemen, Fernando Alonso.

Race musim ini sebenarnya cukup menarik dan sangat merata, seperti yang telah saya singgung di sini. Hingga serie ke-7, terdapat 7 pembalap yang berhasil menjadi pemenang :
Ke-1 di Australia : Jenson Button
Ke-2 di Malaysia : Fernando Alonso
Ke-3 di China : Nico Rosberg
Ke-4 di Bahrain : Sebastian Vettel
Ke-5 di Spanyol : Pastor Maldonado
Ke-6 di Monaco : Mark Webber
Ke-7 di Canada : Lewis Hamilton

Nah baru mulai race ke-8 hingga ke-11 pemenangnya adalah satu di antara pemenang di atas.
Fernando Alonso, menang di serie ke-8 di Eropa dan serie ke-10 di Jerman
Mark Webber, menang di serie ke-9 di Inggris Raya
Lewis Hamilton, menang di serie ke-11 di Hungaria

Selisih antara posisi ke-1 klasemen, Fernando Alonso, dengan posisi ke-5, Kimi Raikkonen, hanya terpaut 48 point. Sementara di 10 besar klasemen diwarnai oleh wajah-wajah baru yang dahulunya namanya asing di telinga seperti : Romain Grosjean dan Sergio Perez



Nah, hasil dari qualifikasi di sirkuit Spa Belgia ini juga cukup menarik ...
1. Jenson Button McLaren-Mercedes 1m 47.573s
2. Kamui Kobayashi Sauber-Ferrari 1m 47.871s
3. Pastor Maldonado Williams-Renault 1m 47.893s
4. Kimi Raikkonen Lotus-Renault 1m 48.205s
5. Sergio Perez Sauber-Ferrari 1m 48.219s
6. Fernando Alonso Ferrari-Ferrari 1m 48.313s
7. Mark Webber Red Bull-Renault 1m 48.392s
8. Lewis Hamilton McLaren-Mercedes 1m 48.394s
9. Romain Grosjean Lotus-Renault 1m 48.538s
10. Paul di Resta Force India-Mercedes 1m 48.890s

Perhatikan 5 posisi pertama : semuanya diisi oleh pembalap yang tidak masuk dalam 4 besar posisi klasemen. Kimi yang berada di P4, di klasemen baru menduduki posisi ke-5.

Sementara 2 pimpinan klasemen hanya mampu mendapatkan P6 untuk Fernando Alonso, disusul oleh Webber yg mendapatkan P7.

Lantas di manakah Sebastian Vettel ? Ternyata dia tidak lolos Q2 !!!
11. Sebastian Vettel Red Bull-Renault 1m 48.792s
12. Nico Hulkenberg Force India-Mercedes 1m 48.855s
13. Michael Schumacher Mercedes-Mercedes 1m 49.081s
14. Felipe Massa Ferrari-Ferrari 1m 49.147s
15. Jean-Eric Vergne Toro Rosso-Ferrari 1m 49.354s
16. Daniel Ricciardo Toro Rosso-Ferrari 1m 49.543s
17. Bruno Senna Williams-Renault 1m 50.088s

So, melihat kondisi yang seperti ini, sangat sayang bila melewatkan gelaran serie ke-12 ini yang akan berlangsung Minggu, 2 September 2012 jam 19.00 WIB.

Monday, May 07, 2012

Tahun 2012, Musim F1 yang sangat menarik

Baru berjalan 4 race. Tapi saya sudah berani mengklaim F1 tahun ini bakal menarik. Bagaimana tidak? Mengingat dari 4 race yg sdh berlangsung, menghasilkan 4 pemenang berbeda. Belum lagi bila kita melihat dari setiap race muncul top scorrer baru ... 



Perhatikan data berikut ini :
1. Race #1 : Australia - 18/03/2012 Pemenang JB | P1 JB
2. Race #2 : Malaysia - 25/03/2012 Pemenang FA | P1 FA
3. Race #3 : China - 15/04/2012 Pemenang NR | P1 LH
4. Race #4 : Bahrain - 22/04/2012 Pemenang SV | P1 SV

Nah, yg menarik terjadi pada race #3. Lewis Hamilton berhasil P1 setelah konsisten di tiga race di posisi P3 terus. Sayangnya pada race #4 Lewis Hamilton yg start dari P2 hanya mampu mengakhiri race di P8. Sehingga hanya mampu mendulang 4 point.

Nah, menarik bukan ? Mengapa bisa menarik seperti ini ?

Banyak kalangan menyebutkan bahwa penyebab utama dari serunya race tahun ini, disebabkan oleh banyak faktor. Namun yang paling terasa adalah karena pengaruh ban dan regulasi yang tidak terlalu banyak berubah.

Ban yang sangat ekstrim antara jenis-jenis ban yang tersedia membuat tim dipaksa untuk mengatur strategi semaksimal mungkin. Yang jeli dan cerdas lah yang menang.

Sementara aturan yang tidak terlalu banyak berubah, menyebabkan kekuatan mobil masing-masing tim cenderung sejajar. Apabila aturan berubah-ubah, yang diuntungkan tentu saja tim-tim besar yang langsung mampu beradabtasi, sementara tim-tim kecil kesulitan untuk mengejar.

Nico Rosberg yang sudah berhasil masuk ke jajaran elit pemenang F1 GP, serta Kimi yang sudah berhasil meraih podium dalam comeback-nya pun saya prediksi akan turut membuat serunya race demi race musim ini.

So, selamat menikmati musim paling seru sejauh yang ketahui .... Sampai jumpa di race ke-5 di Spanyol tanggal 13 Mei 2012 nanti.
























Monday, April 05, 2010

F1 2010, Ketika 3 race telah berlangsung

Musim 2010 sudah berjalan. Tiga race telah digelar. Sudah banyak ulasan di internet. Namun saya hanya ingin menuliskan 3 hal.

Pertama, Sang Juara Dunia 7 kali yang nampaknya harus menerima kenyataan. Bahwa hingga 3 race berlangsung, ternyata beliau belum sanggup berbicara banyak.

Kedua, RedBull Racing telah menjadi kekuatan baru yang sangat mengerikan. Dengan talenta Vettel yang luar biasa, dan pengalaman Webber yang sangat mendukung.

Ketiga, Pergantian penilaian point akhirnya harus menjadi fokus penting. Dengan model point yang seperti saat ini, bisa dipastikan posisi 1, 2, dan 3 akan menjadi sangat krusial.
Bila dahulu pointnya adalah 10, 8, 6, 5, 4, 3, 2, 1.
Maka pada tahun ini pointnya adalah 25, 18, 15, 12, 10, 8, 6, 4, 2, 1.
Dahulu posisi P1, P2, dan P3 hanya selisih 2 point, sekarang posisi P1 dan P2 adalah 7, sementara P2 dan P3 adalah 3. Ini tentu lebih dahsyat dibandingan MotoGP yang selisih antara P1 dan P2 adalah 5, sementara posisi antara P2 dan P3 adalah 4.

Dari hasil perhitungan 2010, posisi sementara adalah sebagai berikut :
1. Felipe Massa [39]
2. Fernando Alonso [37]
3. Sebastian Vettel [37]
4. Jenson Button [35]
5. Nico Rosberg [35]
6. Lewis Hamilton [31]
7. Robert Kubica [30]
8. Mark Webber [24]
9. Adrian Sutil [10]
10. Michael Schumacher [9]

Andaikan perhitungan point masih menggunakan aturan lama, maka hasilnya adalah :
1. Felipe Massa [39]
2. Jenson Button [35]
3. Fernando Alonso [37]
4. Sebastian Vettel [37]
5. Nico Rosberg [35]
6. Robert Kubica [30]
7. Lewis Hamilton [31]
8. Mark Webber [24]
9. Adrian Sutil [10]
10. Michael Schumacher [9]

Bisa dilihat siapa yang diuntungkan dengan aturan baru : FA, SV, LH
Sementara yang dirugikan dengan aturan baru : JB, RK

Overall, selamat menikmati gelaran F1 2010, yang nampaknya akan dihantui dengan tayangan "boring", apabila aturan tidak segera diperbaiki.

Tuesday, September 09, 2008

Dagelan FIA 2008



Lauda : "Ini adalah sanksi yang paling buruk dalam sejarah F1. Tentu saja ini tidak dapat diterima ketika tiga orang (steward) yang mempengaruhi kompetisi seperti ini"

Ralf : "Dalam pengalamanku, Ferrari selalu jadi prioritas di F1, di mana kita sudah sering melihatnya di berbagai situasi"

Kimi : "Ada aturan tersendiri memotong jalur lawan. Semua orang melihatnya. Jadi saya tak perlu banyak komentar"

Massa : "Apa yang dilakukan Lewis adalah hal yang bisa terjadi, tapi saya pikir dia mungkin terlalu optimistis dengan menganggap dia bisa memberikan kembali posisinya, kendatipun cuma sebagian kepada Kimi dan segera mencoba melaluinya lagi"

Tuesday, January 01, 2008

FIA Changes Qualifying Format

21 December 2007

http://f1.gpupdate.net/en/news/2007/12/21/fia-changes-qualifying-format/

The FIA has announced that as of 2008 the qualifying format will change slightly. Qualifying, which has three rounds, will start with a 20-minute qualifying session followed by 15-minute Q2, and a 10-minute session for Q3.
The format was mainly changed as the final qualifying session saw Formula 1 drivers run for around ten minutes to empty their fuel tanks.

The FIA states in its rules on qualifying:
The qualifying practice session will take place on the day before the race from 14.00 to 15.00. The session will be run as follows :
a) From 14.00 to 14.20 (Q1) all cars will be permitted on the track and at the end of this period the slowest seven cars will be prohibited from taking any further part in the session. Lap times achieved by the seventeen remaining cars will then be deleted.

b) From 14.27 to 14.42 (Q2) the seventeen remaining cars will be permitted on the track and at the end of this period the slowest seven cars will be prohibited from taking any further part in the session. Lap times achieved by the ten remaining cars will then be deleted.

c) From 14.50 to 15.00 (Q3) the ten remaining cars will be permitted on the track.
The above procedure is based upon a Championship entry of 24 cars. If 22 cars are entered only six cars will be excluded after Q1 and Q2.

McLaren to Launch New Car in Germany

January unveiling at the Mercedes-Benz museum
27/12/07 17:39

McLaren Mercedes has amended plans to launch its 2008 championship campaign without an official presentation, reports on Thursday claimed.

Mercedes motorsport VP Norbert Haug confirmed to the German news agency SID that the new MP4-23 will be presented on 7th January at the Unterturkheim Mercedes-Benz museum in Stuttgart.

McLaren had previously announced that the car would appear for the first time at an exclusive test at Jerez in the second week of 2008.

Mercedes boss and parent company Daimler Chairman Dieter Zetsche is scheduled to attend the launch.

E.A.
Source GMM

Monday, October 22, 2007

Kimi : Kemenangan Tanpa Banyak Bicara

Selamat untuk Kimi ...

Akhirnya musim 2007, diakhiri dengan kemenangan Kimi di Interlagos, sekaligus menjadikannya sebagai WDC 2007. Sebuah kemenangan yang terjadi ketika peluang itu sangat tipis. Bahkan hanya keajaiban yang mampu merealisasikannya.

Bermula dari GP Australia yang dimenangkan oleh Kimi, perjalanan musim 2007 sungguh sangat berkelok-kelok. Penuh drama dengan cucuran keringat dan air mata. Penuh intrik. Penuh tragedi di luar track. Layaknya sebuah telenovela yang membuat penggemarnya selalu ingin mengikuti perkembangan detik demi detik tentang apa yang terjadi. Baik itu yang terjadi di track, maupun yang terjadi di luar track.

Musim balap 2007, diikuti oleh 11 tim dengan 22 mobil yang dipertandingkan serta 26 pembalap, antara lain :
  • Vodafone McLaren Mercedes (MP4-22) - Fernando Alonso, Lewis Hamilton
  • ING Renault F1 Team (R27) - Giancarlo Fisichella, Heikki Kovalainen
  • Scuderia Ferrari Marlboro (F2007) - Felipe Massa, Kimi Räikkönen
  • Honda Racing F1 Team (RA107) - Jenson Button, Rubens Barrichello
  • BMW Sauber F1 Team (F1.07) - Nick Heidfeld, Robert Kubica, Sebastian Vettel
  • Panasonic Toyota Racing (TF107) - Ralf Schumacher, Jarno Trulli
  • Red Bull Racing (RB3) - David Coulthard, Mark Webber
  • AT&T Williams (FW29) - Nico Rosberg, Alexander Wurz, Kazuki Nakajima
  • Scuderia Toro Rosso (STR2) - Vitantonio Liuzzi, Scott Speed, Sebastian Vettel
  • Etihad Aldar Spyker F1 Team (F8-VII,F8-VIIB) - Adrian Sutil, Christijan Albers, Markus Winkelhock, Sakon Yamamoto
  • Super Aguri F1 (SA07) - Takuma Sato, Anthony Davidson
Saat sesi pembuka yang ditandai dengan gelaran F1 di Albert Park - Melbourne - Australia, sudah berhasil menyuguhkan tontonan menarik dengan hasil yang memuaskan. Kimi yang pertama kali di balik kemudi Ferrari berhasil menjadi juara. Sementara Alonso yang pertama kali di balik kemudi McLaren berhasil meraih podium kedua. Sedangkan Hamilton yang merupakan rookie berhasil meraih podium ketika, dari start di urutan 4.

Race demi race berlanjut, dengan persaingan seru antara McLaren, Ferrari, dan BMW. Sementara William, Renault, Toyota, dan Redbull Racing bersaing seru di papan tengah.

Hingga race ke-9 di Inggris, Hamilton yang masih merupakan rookie, berhasil tercatat sebagai rookie pertama yang nangkring di podium 9 berturut-turut pada 9 race pertama. Pada race tersebut, Hamilton yang berharap meraih juara di kandangnya, harus melorot di urutan ke-3 di bawah Kimi dan Alonso. Padahal Hamilton memulai balapan sebagai pemegang pole.

Di Nurburgring, balapan diwarnai dengan hujan yang mengguyur lintasan ini, membuat race European Grand Prix ini menjadi salah satu balapan paling amburadul. Banyak pembalap terpaksa harus parkir berjamaah di turn 5 yang baru diberi nama Schumacher S corner. Balapan ini akhirnya dimenangi oleh Alonso, dengan hanya menyisakan 13 pembalap yang berhasil melewati garis finish. Hamilton yang pada saat kualifikasi harus mengalami kecelakaan, akhirnya harus menerima balapan pertamanya tanpa point di musim ini. Sementara Kimi harus berakhir sebelum finish karena faktor hidrolik.

Pada pertengahan Juli 2007, McLaren harus dihantam masalah yang besar. Kasus Spygate atau Stepneygate yang terjadi, dimana ditemukan 780 dokumen teknis Ferrari di rumah Mike Coughlan setelah istrinya men-copy dokumen tersebut di sebuah layanan copy center. Dokumen tersebut berasal dari Nigel Stepney yang diketahui sejak Februari 2007 menyatakan ketidaksenangannya berada di tim Ferrari. McLaren dinyatakan bersalah karena menyimpan data tim lain, namun tidak dihukum karena tidak ditemukan material Ferrari pada mobil McLaren. Ferrari tidak terima. Dan berusaha mengajukan banding, yang menyebabkan diagendakan hearing pada tanggal 13 September 2007.

Mulai GP Hungaria, perjalanan Formula1 musim ini mulai memasuki masa-masa menegangkan. Pada kualifikasi Alonso berhasil merebut pole. Namun harus diganjar hukuman melorot ke posisi 6, karena dianggap sengaja menahan Hamilton pada saat pitstop yang menyebabkan Hamilton tidak mampu menyelesaikan usahanya mengejar posisi. Sementara Hamilton yang semula di posisi 2 akhirnya memulai balapan dari posisi pole dan akhirnya berhasil memenangi balapan. Namun sial bagi McLaren karena harus mendapat hukuman tidak mendapatkan 15 point yang menjadi haknya, karena dianggap sengaja menahan Alonso beberapa detik.

Pada 13 September 2007, akhirnya McLaren harus menerima kenyataan timnya bersalah. Dan harus dihukum pencoretan semua point yang berhasil dihimpun, serta harus membayar denda 100 juta dolar. Hal ini setelah ditemukan bukti adanya perbincangan tentang material Ferrari oleh MC, FA, dan PdR melalui email dan sms. Pada saat itu, Alonso tidak bersedia hadir dan lebih memilih untuk berkonsentrasi menghadapi balapan di Spa - Belgia.

Balapan Fuji, sebagai pengganti Suzuka Grand Prix, menyuguhkan tontonan menarik di bawah kondisi cuaca yang tidak menentu. Diawali dengan balapan beriringan di belakang SC di hampir 20 lap. Alonso yang mengalami kendala di mobilnya, sehingga kesulitan untuk mengontrol laju mobilnya hingga menghantam tembok. Sementara Hamilton berhasil merebut juara. Pada balapan ini juga terjadi insiden di belakang SC. Vettel harus menghantam Webber, ketika Webber berusaha mengerem laju mobilnya, karena Hamilton dianggap mengerem secara mendadak. Selain itu Renault juga berhasil mencapai prestasi terbaiknya musim ini dengan menempatkan HK di podium kedua.

Andai di China Hamilton tidak melakukan kesalahan, mungkin sejarah akan mencatat rookie pertama yang menjadi WDC. Karena kesalahan tersebut Hamilton tidak mendapat tambahan point, sementara Kimi dan Alonso mampu merapatkan jarak hingga selisih 4 dan 7 point dari Hamilton.

Race terakhir di Brazil, menyuguhkan tontonan paling mendebarkan di musim ini. Hal ini wajar saja mengingat ada 3 pembalap yang berpeluang menjadi WDC dengan berbagai skenario yang diulas di berbagai media. Dimulai dengan pole kualifikasi yang direbut oleh Massa. Dibelakangnya ada Hamilton, Kimi, dan Alonso. Dengan hasil ini saja, sudah terlihat peluang Hamilton menjadi WDC paling besar.

Race dimulai, Massa dengan halus berhasil menutup jalan Hamilton sehingga Kimi berhasil naik ke posisi 2. Berikutnya, karena tertahan oleh Kimi, Hamilton harus rela didahului oleh Alonso. Dengan sedikit memaksa, Hamilton yang berusaha merebut kembali posisi dari Alonso harus melebar dan turun ke posisi 7. Beberapa lap kemudian Hamilton berusaha memperbaiki posisi. Namun sayang sekali kendala mesin harus menghampiri Hamilton. Walau tidak sampai DNF, Hamilton harus rela berjuang dari posisi 18. Hingga saat ini, peluang terbesar ada pada KR dan FA. Menjelang lap-lap akhir, Kimi berhasil mendahului Massa, sementara FA masih berada beberapa detik di belakangnya. Pada saat bersamaan, Hamilton sudah berada di posisi 7 kembali. Hingga saat ini peluang terbesar ada pada Kimi, karena Hamilton dengan usahanya yang keras tetap akan sulit mengejar ketinggalan dari Heidfild yang berada di posisi 6. Apalagi harus merebut posisi 5. Karena jika berhasil merebut posisi 6 pun, yang menjadi WDC tetap Kimi, karena Kimi berhasil menjadi juara 6 kali sementara Hamilton baru 4 kali.

Akhirnya, race berakhir. Kimi, Massa, dan Alonso berhasil mencapai podium. Sementara Hamilton tetap tertahan di posisi 7. Dengan demikian point Kimi 1 angka lebih baik dari duo McLaren yang sama-sama mengumpulkan angka 109. Sedangkan runner up direbut oleh Hamilton yang menduduki podium kedua lebih sering dari pada Alonso.

Begitu race Brazil berarkhir dengan Kimi sebagai juara, sekaligus WDC 2007, maka berakhir pula gelaran balap formula one musim ini. Nafas panjang saya tarik beberapa kali, setelah mengikuti race yang hanya berjumlah 17 kali namun serasa bertahun-tahun.

Monday, May 14, 2007

NoBar F1 Spanyol Di Kawi Longue

Sebagai penggemar F1, memang saya jarang sekali hadir di acara nobar (Nonton Bareng).

Tentu bukan karena saya nggak punya teman yang menemani ikutan acara tersebut. Tapi lebih karena rata-rata acara tersebut diadakan di tempat ber-AC. Lho bukannya tambah enak ? Iya sih ... asalkan ditambahi pula dengan fasilitas larangan merokok di sana. Kenyataannya, berada di tempat ber-AC dengan perokok yang tetap aktif merokok di sana lebih merana dari pada di ruang tak ber-AC. Pulangnya, pasti aroma asap rokok langsung melekat erat dari baju, kaos, jaket, hingga celana dalam. Tak ada ampun, mereka semua harus segera dicuci dan tidak bisa dipakai lagi.

Namun, keengganan berhadapan dengan ruang ber-AC + asap rokok, tidak menyurutkan keinginan saya untuk tetap ambil bagian nonton bareng F1 Spanyol Minggu malam 13 Mei 2007.

Karena informasi rekan, yang menyatakan harus dateng lebih awal biar kebagian tempat duduk, akhirnya sejak setelah sholat Magrib saya segera menuju ke Hotel Sheraton. Bahkan saya sampai membatalkan rencana ke Travel Agent untuk menebus booking yang sudah saya lakukan sebelumnya via situs salah satu maskapai penerbangan kita.

Sampai di tujuan, sekitar pukul 18.10, Kawi Longue sudah mulai banyak pengunjung. Namun tetap saja jumlah kursi kosong masih lebih banyak dari jumlah kursi yang telah terisi. Singkat cerita, dengan tiket masuk 25rb, saya sudah berada di dalam. Memilih kursi kosong yang nyaman, sambil celingak celinguk mencari orang yang saya kenal.

Bukannya sombong, tapi cuman yakin. Bahwa pasti ada 1 atau 2 orang yang saya kenal juga ikutan di acara ini. Karena ini Surabaya. Di mana setiap acara yang saya datangi selalu saja ketemu dengan 1 atau 2 orang yang saya kenal.

Ternyata, ada sih beberapa wajah yang familiar. Tapi saya nggak kenal dengan mereka. Apalagi mereka, pasti nggak kenal dengan saya. Akhirnya saya memilih duduk di kursi tepat di tengah-tengah arah layar lebar yang ada. Jadi biar bisa nonton tepat lurus.

Tak perlu menunggu lama, ternyata apa yang saya yakini terjadi. Sekitar pukul 18.25, dari arah pintu masuk saya melihat orang yang sangat familiar. Dia adalah salah satu senior saya waktu kuliah di Informatika ITS dulu. Langsung saja saya hampiri dan berlanjut dengan obrolan sana sini, mulai tentang F1 hingga pekerjaan.

Tidak beberapa lama kemudian, datang lagi mantan dosen saya yang juga pendukung berat AC Milan. Yang dulu tampak subur, namun skarang nampak langsing sekali, jauh lebih langsing dari saya.

Pukul 18.40, pengisi acara memulai meramaikan ruangan yang sudah mulai penuh terisi penggemar-penggemar F1. Baik yang dari Surabaya maupun yang dari luar kota. Acara jadi gayeng, hingga kemudian senyap ketika detik-detik start lomba.

Lampu merah mulai hidup satu persatu. Hingga kemudian mati bersamaan. Race dimulai. Hamilton, seperti biasa menunjukkan kelihaiannya dengan mendahului Kimi. Sementara Alonso berusaha mengalahkan Massa pada belokan sempit. Massa yang terkenal bengal, tentu saja tidak mau kalah. Mobil tetap dipacu, walau membuka peluang kecelakaan sangat besar. Untungnya kecelakaan tidak perlu terjadi, tapi Alonso terpaksa harus ke gravel dan membuatnya turut ke posisi 4.
Lap demi lap dilalui. Diwarnai dengan rontoknya pembalap satu persatu. Baik karena kerusakan mesin, kecelakaan, hingga karena kesalahan-kesalahan tim ketika pembalap melakukan pitstop. Termasuk Kimi yang harus pensiun dini di race ini sejak lap 7. Race diakhiri dengan menempatkan Massa - Hamilton - Alonso pada podium.

Khusus untuk Hamilton, berarti ini adalah podium ke-4 pada race ke-4nya di F1 musim ini. Mampu menciptakan hattrick runner-up nya juga menjadi kehebatan tersendiri dari seorang rookie. Sayang dia belum berhasil juara, sebagaimana yang telah diraih JV pada race ke-4 nya dahulu pada musim 1997.

Sementara itu, race ini juga menjadi moment menarik dari Takuma Sato - Super Aguri. Point pertama (walau cuman 1 point) telah diraih. Suatu prestasi yang membanggakan bagi tim sekelas Super Aguri. Bahkan Honda yang mesinnya dipakai oleh Super Aguri saja, belum mampu memecahkan telur pointnya. Padahal Jenson Button dan Barichello ada di sana.

Setelah race berakhir, ajang pengundian door price berlanjut. Alhamdulillah saya mendapatkan voucher dari salon mobil senilai discount 50%. Tarif salon mobil tersebut 100rb, kalau 50%nya berarti 50rb. Lumayan, dengan tiket masuk 25rb sudah mendapatkan orange juice, ramenya nonton bareng, plus kembalian senilai 50rb.

Sunday, April 15, 2007

F1 Race : Sakhir 2007

Hamilton, heboooh ...

Di Melbourne, start dari posisi 4 bisa meraih posisi 3 dan menjadi podium pertamanya dalam debutnya di kancah formula one.

Di Sepang, start juga dari posisi 4 namun sudah bisa meraih posisi 2. Dua podium berturut-turut untuk seorang rookie. Itupun berhasil didapatkannya setelah berhasil membuat atraksi hebat pada tikungan pertama untuk mendahului Kimi dan Massa, Jagoan Ferrrari. Bermain-main beberapa lap dengan Massa, dan membuat Massa terpereset ke gravel. Serta bertahan dari buruan Kimi pada lap-lap akhir.

Sabtu kemarin, 14 April 2007, pada kualifikasi Hamilton berhasil merebut posisi kedua start. Artinya minggu ini dia akan mengawali balapan dari baris terdepan.



Sementara itu, duo BMW Sauber berada di belakang 2 tim teratas. Heidfeld dan Kubica start dari posisi 5 dan 6. Mereka memang merupakan kuda hitam musim ini, sejak race Melbourne.

Nyala lampu merah padam, secara serentak semua pembalap menggeber tunggangannya.
START !!!

Tikungan pertama, seperti biasa. Perebutan posisi terjadi. Hamilton sedikit memainkan mobilnya untuk menghalang-halangi Kimi. Membuat Kimi harus mengambil jalur terluar dan posisinya berhasil diambil alih oleh Alonso. Dibelakangnya, beberapa tikungan berikutnya, Button dan Speed harus mengakhiri balapan. Safety Car pun harus turun ke lintasan.

Lap 7, posisi 7 posisi teratas masih sama, kecuali Alonso dan Kimi yang berganti posisi.

Tinggal 5 lap tersisa, Hamilton semakin mendekati Massa. Jarak antara keduanya hanya 5 detik saja. Sementara Kimi berada di belakangnya.

Lap berikutnya Yellow Flag berkibar. Jarak Massa dan Hamilton hanya 3 detik saja. Dan terus diperbaiki oleh Hamilton.

Race berakhir. Massa - Hamilton - Kimi. Sementara Alonso harus terlempar ke posisi 5 di belakang Heidfeld. Demikian pula dengan Fisichela yang semula menempati posisi 7 saat start harus digeser oleh Truli.

Dengan demikian, maka 3 posisi klasemen driver ditempati oleh Alonso, Kimi, dan Hamilton dengan nilai yang sama, yaitu 22. Sementara untuk konstruktor, McLaren masih memimpin dengan 44 point. 5 point lebih tinggi dari Ferrari dengan 39 point.

Khusus untuk Hamilton, sejarah telah dicetaknya. Pembalap yang 3 kali podium pada 3 race pertamanya selalu podium. Luar Biasa.

Sunday, April 08, 2007

F1 Race : Sepang 2007

Musim balap 2007 kembali berlanjut. Sepang sudah mulai membahana oleh raungan deru mesin jet darat F1. Free Practice juga telah diselesaikan dengan tetap menempatkan Ferrari, McLaren, dan BMW sebagai tim unggulan.

Yang cukup mengejutkan, Hamilton pada FP3 mampu memimpin dengan 1:34.811.



Pada kualifikasi, sesi 1 memakan korban Barrichello. Sementara kedua pembalap renault dan Button menjadi harus tereliminasi pada sesi 2. Sementara McLaren, Ferrari, BMW, Toyota, dan William terus berebut mencari posisi tertinggi.

Sesi 3, sesi terakhir kualifikasi. Perburuan pole position tetap terjadi hingga waktu telah habis. Putaran terakhir, akhirnya Massa berhasil merebutnya dengan 1:35.043. Berikutnya Alonso (1:35.310), Raikkonen (1:35.479), dan Hamilton (1:36.045). Persaingan seru McLaren vs Ferrari.



Race dimulai !!!

Ferrari, McLaren, Ferrari, McLaren mewarnai baris pertama dan kedua start. Perebutan tikutang pertama sejak berhasil dimenangkan Alonso dan Hamilton. Membuat Massa dan Kimi harus tergeser ke posisi 3 dan 4.Selama lap 1 dan 2 tampak jelas, Hamilton berusaha membantu Alonso membuat jarak untuk mengamankan posisi.

Lap ke 3 Massa berusaha mendahului Hamilton hingga 2 kali, namun posisi 2 tetap berhasil direbut kembali oleh Hamilton. Usaha yang cerdas dari Hamilton.

Akhirnya usaha keras Massa dan disertai dengan sedikit nafsu harus menghantarkannya pada gravel. Posisi 3 diambil alih oleh Kimi. Dibelakang persaingan McLaren dan Ferrari, duo BMW mengikuti berusaha mencari peluang.

Lap 10, posisi Kubica harus rela diambil alih oleh Rosberg. Berikutnya justru Kubica memilih untuk pit, sehingga posisinya kembali didahului oleh kelompok Fisichella, Trulli, dan Kovalainen. Ketika kembali dia harus menempati posisi 18.

Hingga lap 15 tugas Hamilton menjaga Kimi tetap berhasil dipertahankan. Sementara Massa harus tertahan Heidfeld yang jaraknya semakin lama semakin jauh dari Hamilton dan Kimi.

Lap demi lap berlalu degan sedikit monoton. Hingga ketiga Rosberg harus out pada lap 44. Sementara pada lap 47, Kubica harus melintir di gravel. Posisi depan, tetap diduduki Alonso, Hamilton, dan Kimi.

Lap 49, Kimi semakin mendekati Hamilton hingga 3 detik. Massa masih tertahan di posisi 5. Sedangkan Alonso melenggang meninggalkan Hamilton dan Kimi hingga 20 detik.

Akhirnya, 2 lap tersisa, menyuguhkan persaingan sengit Kimi yang berusaha mengejar Hamilton untuk berebut posisi 2. Namun hingga race berakhir, Hamilton tetap mampu bertahan. Hasil akhir Alonso - Hamilton - Kimi. Pelaku podium yang sama dari race Melbourne sebelumnya. Hanya bergeser posisi.

McLaren menambah pundi-pundi point menjadi 32. Sementara Ferrari 23.
Alonso memimpin klasemen dengan 18 point, Kimi 16 point, sedangkan Hamilton 14 point.

Race yang menarik. Khususnya di tikungan pertama, tergelincirnya Massa, serta 2 lap tersisa.

Khusus untuk tergelincirnya Massa, Hamilton mengomentari bahwa sengaja dia melakukan sedikit trik. Wow, seorang rookie berhasil mengelabui pembalap nomor 1 Ferrari. Luar biasa.

Sunday, March 18, 2007

F1 Race : Melbourne 2007



18 Maret 2007, di Melbourne, Australia tepatnya pukul 14.00 waktu setempat dimulailah ajang balap kelas 1 yang diberi label Formula One untuk musim balap 2007. Banyak sekali perubahan terjadi di musim kali ini. Mulai dari pembalap masing-masing tim, regulasi balap, hingga supplier ban yang kini cuma satu saja.

Tim-tim unggulan yang sejak musim ujicoba, sudah mulai menunjukkan taringnya, ternyata berlanjut hingga session practice dan qualification pada jumat dan sabtu hari sebelumnya. Antara lain seperti Ferrari, McLaren, dan BMW.

Pada sessi kualifikasi, ada beberapa kejutan. Diantaranya SuperAguri dengan Sato dan Davidson yang berhasil menempati posisi 10 dan 11. Sementara Honda hanya mampu menempatkan Button dan Barrichello pada posisi 14 dan 17.

Selain itu, Ferrari yang digadang-gadang mampu menjuarai race Melbourne ini menempatkan kedua pembalapnya pada posisi yang sangat kontras. Kimi yang berhasil pole position, sementara Massa harus memulai balapan dari posisi 22. Karena pada kuliafikasi Massa tersandung oleh kerusakan gearbox sehingga tidak mampu melanjutkan ke babak 3 kualifikasi. Sehingga hanya mampu menduduki posisi 16. Aturan mundur 10 grid pun harus diterimanya setelah harus mengganti mesin.

Sementara itu, posisi di belakang Kimi ditempati oleh Alonso, Heidfeld, Hamilton, dan Kubica.

START dimulai.

Belokan pertama yang menjadi target dari setiap pembalap menyuguhkan atraksi yang lumayan menarik. Heidfeld mampu mencuri posisi 2, sementara Alonso harus merelakan dilewati oleh Hamilton, teammatenya di McLaren. Sementara Davidson harus merelakan posisinya karena mobilnya diseruduk oleh Sutil.

Dalam beberapa lap, Massa yang memulai balapan dari posisi 22 mulai menunjukkan kelasnya dengan berhasil melalui beberapa pembalap.

Pada lap 38, Kimi sudah berhasil mengoverlap beberapa pembalap, sementara Massa sudah mencapai posisi 10. Sementara di belakang kimi bersaing antara Alonso dan Hamilton. Sementara Kubica yang cukup bersinar pada minggu ini, harus menyerah karena kerusakan mesin.

Pada lap 41, Kovalainen melintir di rumput, sementara Massa sudah berhasil mencapai posisi 8. Benar-benar perjuangan yang sangat hebat dari seorang Massa. Bahkan ketika Kimi pitstop yang kedua, Massa telah berhasil memperbaiki menjadi posisi ke 7.



Sementara Hamilton harus pitstop lebih dahulu, merelakan posisi keduanya pada Alonso. Dan berlanjut hingga Alonso keluar dari pitstop keduanya. Bisa jadi karena adanya kendala dengan ban Soft yang digunakan, atau karena kemacetan yang terjadi setelah dia keluar dari pit. Salah satunya ketika harus terhalang cukup lama oleh Sato.

Lap 51, Coulhard harus keluar setelah mobilnya melompati mobil Wurz, ketika sedang berusaha mendahului Wurz pada sebuah tikungan. Sementara Massa sudah bertengger di posisi 6 di belakang Fisichella yang berada di posisi 5. Di depannya, posisi Kimi - Alonso - Hamilton - Heidfeld masih tetap bertahan.

Lap 53 hingga 56 terjadi persaingan seru antara Fisichella dengan Massa. Massa berhasil merapatkan mobilnya hingga di bawah 0.5 detik. Sebuah perjuangan untuk memperebutkan posisi 5 atau 4 point.

Lap 56, Kovalainnen, teammate dari Fisichella di Renault berusaha mendahului Trulli untuk memperebutkan posisi 9.

Lap terakhir, Kimi berhasil melenggang dengan tenang untuk menjuarai race. Kemenangan yang dinanti-nantikannya semenjak berhasil menjuarai Suzuka 2005 bersama McLaren. Kemenangan itu juga merupakan kemenangan terakhir McLaren. Pasangan pembalap McLaren, Alonso dan Hamilton, berhasil mendampingi Kimi untuk merebut podium.

Hasil Balapan :
- Kimi Raikkonen, Ferrari
- Fernando Alonso, McLaren
- Lewis Hamilton, McLaren
- Nick Heidfeld, BMW
- G. Fisichella, Renault
- Felipe Massa, Ferrari
- Nico Rosberg, William
- Ralf Schumacher, Toyota
- dan seterusnya

Klasemen Konstruksi :
- McLaren
- Ferrari
- BMW
- dan seterusnya

Dengan hasil ini, harapan Kimi sebagai WDC dan McLaren sebagai WCC sudah menunjukkan jalan yang benar.

Salut untuk Kimi, Alonso, dan Lewis Hamilton untuk semua usahanya dan di tahun pertama kalian di lingkungan yang baru. Kimi yang baru tahun pertama di Ferrari. Alonso yang baru tahun pertama di McLaren. Dan Hamilton yang baru tahun pertama di Formula One.